World Heritage Day 2014

World Heritage Day has been celebrated by various countries all over the world including Indonesia. BPPI gives contribution through conducting many events on World Heritage Day since 2011. As the highlight of the events were held at Samuan Tiga, Gianyar-Bali in 2011; Borobudur, Central Java in 2012; and Trowulan, East Java in 2013. World Heritage Day has been followed and celebrated by various heritage enthusiasts such as governments, heritage preservation communities, and up to local communities.

This year as the highlight of World Heritage Day celebration will be hold at Serang-Banten Lama, with “Pusaka Bahari sebagai Jejak Kejayaan Bangsa Indonesia” as the theme of the event. Maritime Heritage is chosen as the topic in order to reflect or to recall that heritage is not only sites located on land but also heritage sites located underneath the sea and another sites related with under water. The District of Banten Lama is one of district which treasures so many maritime heritage and needs to be reintroduced in order to promote this heritage. In this occasion, Ministry of People’s Welfare, Related Ministry/Institutions, and BPPI will launch new location for The National Program for Community Empowerment in Heritage (PNPM Pusaka) 2014. PNPM Pusaka 2014 is a community-driven activity for recognizing, caring, preserving, and empowering heritage in daily activity to achieve public welfare.

In 2014, World Heritage Day celebration was started with opening ceremony and launching of Integration of Indonesian Heritage Preservation. The event was held at Banten Lama Museum attended by more than 200 heritage enthusiasts. Also participated Banten public figure, H. Triana Sjma’un; Chairman of Board Directors of BPPI, Luluk Sumiars; Vice governor of Banten, Rano Karno; and 7th Deputy of Ministry of Peoples Welfare, Sujana Royat. After declaring Coordination Strengthening between institutions and social network in heritage preservation and development, the event was continued with Heritage Trail at Masjid Agung Banten district.

The Second day of World Heritage Day in 2014 was celebrated by conducting Heritage Trail at Banten-Lama District. Heritage Trail was started with visiting Kraton Kaibon (Kaibon Palace), continued with visiting Speelwijk Fortress. On the way, the participants of heritage trail passed Karangantu Harbor Sites. Karangantu Harbor was the main harbor for Kesultanan Banten. The last destination of Heritage Trail was Wihara Awalokiteswara. After that, all of participants was invited to enjoy traditional food from Banten that is Sop ikan.

 

Hari Pusaka Dunia 2014

Peringatan Hari Pusaka Dunia telah diselenggarakan oleh berbagai negara di dunia termasuk  Indonesia. BPPI berkontribusi melakukan Peringatan Hari Pusaka Dunia sejak 2011 dengan puncak-puncak kegiatan di Samuan Tiga, Gianyar-Bali pada 2011, Borobudur, Jawa Tengah pada 2012, serta Trowulan, Jawa Timur pada 2013.  Peringatan Hari Pusaka Dunia setiap tahunnya telah diikuti dan dirayakan oleh berbagai kalangan pecinta pelestarian mulai dari akademisi, institusi pemerintah, organisasi/komunitas pelestari hingga masyarakat setempat.

Pada tahun ini puncak kegiatan Peringatan Hari Pusaka Dunia akan diselenggarakan di Serang-Banten Lama, dengan mengangkat tema “Pusaka Bahari sebagai Jejak Kejayaan Bangsa Indonesia”. Topik Pusaka Bahari atau Maritime Heritage ini diangkat untuk merefleksikan atau mengingat kembali bahwa pusaka tidak hanya situs-situs yang berada di darat, tetapi juga situs yang bersinggungan dengan dunia bahari, seperti situs pusaka bawah air serta situs lain yang berhubungan dengan kelautan dan dunia bahari. Kawasan Banten Lama merupakan salah satu wilayah yang memiliki  tinggalan pusaka bahari yang sangat kaya dan perlu diperkenalkan kembali untuk mendapatkan perhatian luas. Pada kesempatan ini akan diluncurkan pula lokasi PNPM Pusaka 2014 oleh Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat RI bersama kementerian/lembaga terkait serta bekerjasama dengan BPPI yaitu sebuah kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk melakukan kegiatan mengenali, mencintai, melestarikan dan mendayagunakan pusaka dalam kegiatan keseharian masyarakat menuju pencapaian kesejahteraan masyarakat.

Peringatan Hari Pusaka Dunia Tahun 2014 diawali dengan Pembukaan dan Peluncuran Integrasi Pelestarian Pusaka Indonesia. Acara tersebut bertempat di Museum Banten Lama yang dihadiri lebih dari 200 orang pegiat pelestari dan pecinta pusaka. Turut hadir pula tokoh masyarakat Banten, H. Triana Sjam’un; Ketua Dewan Pimpinan BPPI, Luluk Sumiars;, Wakil Gubernur Banten, Rano Karno; dan Deputi VII Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Sujana Royat. Setelah Pembacaan Deklarasi Penguatan Koordinasi antar Lembaga dan Jejaring Masyarakat dalam Pelestarian dan Pengembangan Pusaka, acara dilanjutkan dengan Jelajah Pusaka di Kawasan Masjid Agung Banten.

Hari kedua Peringatan Hari Pusaka Dunia Tahun 2014 diisi dengan Jelajah Pusaka Kawasan Banten Lama. Jelajah pusaka diawali dengan mengunjungi Kraton Kaibon, dilanjutkan dengan mengunjungi Benteng Speelwijk. Dalam perjalanannya, peserta melewati situs Pelabuhan Karangantu, pelabuhan yang dulunya merupakan pelabuhan utama dari Kesultanan Banten. Wihara Awalokiteswara menjadi tujuan akhir dari jelajah pusaka, selanjutnya para peserta diajak menikmati kuliner khas Banten yaitu Sop Ikan.

 

HPD2014